Aku menyukaimu, dan tidak tau bagaimana cara menyudahinya

semua usaha yang sedang aku lakukan untuk mempertahankan, hanya akan memindahkan kekuatanku kepadanya.

Aku lelah mencari cara agar segala rasa ini menghilang.

aku berjalan sejauh apapun yang aku bisa, rasanya sudah sangat melelahkan, tapi kenyataannya aku masih berdiri di tempat yang sama.

Bisakah kamu sedikit berbalik, dan mengatakan "sudah saatnya kamu berhenti, kamu sudah terlalu lama berusaha".
Aku akan benar-benar berhenti ketika kamu rasa segalanya sudah cukup.

Aku tidak akan terus menerus berusaha menggapai langit, ketika awan sudah memberi tanda akan adanya badai.

Aku tidak akan terus menerus berusaha menaiki gunung ketika cuaca memberi tanda akan adanya hujan.

Sesungguhnya aku bisa berhenti, ketika tau sesuatu yang buruk akan terjadi.
Tapi, nyatanya mataku, hatiku, tulang dan darahku belum bisa ikut berhenti.
mereka terus berusaha menggapaimu meskipun tubuhku sudah tidak mampu.

Selalu ku sebut namamu, meski kamu tidak pernah tau.

1 komentar:

SAMKOBA mengatakan...

Hai kak, artikel yang bagus. Lanjutkan terus ya kak.
Kami dari komunitas blogger sekota Bogor mau ngajakin gabung nih.
boleh bagi ID Line/whatsapp?
mohon dibalas ya kak

Posting Komentar